Kesahihan Dalil Shalat Tarawih 20 Rakaat


Termasuk diantara perkara yang selalu diributkan kaum Wahabi bila memasuki bulan suci Ramadhan adalah soal jumlah rakaat dalam shalat Tarawih. Sekalipun perbedaan jumlah rakaat ini hanyalah masalah furu' (cabang) yang lazim terjadi diantara para ulama, namun dengan entengnya kaum Wahabi tetap menuduh sesat kepada pengamal shalat Tarawih 20 rakaat, karena menurutnya perbuatan itu adalah bid'ah.

Di dalam buku ini akan dibahas bagaimana shalat Tarawih pada masa Khulafaur Rasyidin dan masa Imam Madzhab, sehingga kita akan menemukan akar sejarah titik perbedaannya, serta hukum yang diterapkan para ulama setelahnya. Selain itu, dibahas pula berbagai praktiknya yang kadang memiliki perbedaan juga, seperti bilangan rakaat pada setiap salam, bacaan saat jeda salam (bacaan Bilal) dan perihal Qunut dalam 15 hari terakhir Ramadhan.


Judul Asli : -
Penulis : KH. Muhammad Hanif Muslih
Dimensi : Softcover 15 x 21 cm
Kertas : HVS 140 halaman
Berat : 200 gram
Harga : Rp. 27.000,-
Diskon : 20%
Netto : Rp. 21.600,-

Buku ini merupakan bagian dari Paket Membela Amaliah Aswaja (diskon 30%) karya KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc yang khusus membahas seputar amaliah Ahlussunnah Wal Jama'ah yang banyak dikatakan sesat oleh kelompok Wahabi.

Penulis adalah Mursyid Thariqah Qadariyah Wan Naqsyabandi di Demak sekaligus pimpinan Ma'had Al-Futuhiyyah Demak saat ini. Selain berguru kepada ayahnya sendiri, Syeikhul Mursyidin Muslih Abdurrahman (Rais Jam'iyyah Ahli Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdhiyyah hingga tahun 1981 M), beliau berguru pula kepada Sang Pembela Aswaja Dunia, Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki di Makkah. Karenanya keluasan ilmu serta wawasannya tentang Aswaja tidak diragukan lagi.