Kesahihan Dalil Shalat Tarawih 20 Raka'at

Termasuk diantara perkara yang selalu diributkan kaum Wahabi bila memasuki bulan suci Ramadhan adalah soal jumlah Raka'at dalam Shalat Tarawih. Sekalipun perbedaan jumlah Raka'at ini hanyalah masalah Furu' (cabang) yang lazim terjadi diantara para ulama, namun dengan entengnya kaum Wahabi tetap menuduh sesat kepada pengamal Shalat Tarawih 20 Raka'at, karena menurutnya perbuatan itu adalah Bid'ah, dan setiap Bid'ah adalah sesat.

Di dalam buku ini akan dibahas bagaimana Shalat Tarawih pada masa Khulafaur Rasyidin dan masa Imam Madzhab Yang Empat, sehingga kita akan menemukan akar sejarah titik perbedaannya, serta hukum yang diterapkan para ulama setelahnya. Selain itu, dibahas pula berbagai praktiknya yang kadang memiliki perbedaan juga, seperti bilangan Raka'at pada setiap salam, bacaan saat jeda salam dan Qunut dalam 15 hari terakhir.

Buku ini merupakan bagian dari serial karya KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc yang khusus membahas seputar amaliah Ahlussunnah Wal Jama'ah yang banyak dikatakan sesat oleh kelompok Wahabi. Beliau adalah seorang Mursyid Thariqah Qadariyah Wan Naqsyabandi di Demak sekaligus pimpinan Ma'had Al-Futuhiyyah Demak saat ini. Ayahnya, Syeikhul Mursyidin Muslih Abdurrahman merupakan pemegang jabatan Rais Jam'iyyah Ahli Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdhiyyah hingga wafatnya tahun 1981 M.


Judul Asli : -
Penulis : KH. Muhammad Hanif Muslih
Dimensi : SC 15 x 21 cm
Tebal : 140 halaman
Berat : 200 gram
Harga : Rp. 24.000,-
Diskon : 20%
Netto : Rp. 19.800,-