Terjemah Tafsir Jalalain

Kitab ini awalnya ditulis oleh Imam Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahali (wf. 864 H) dari surat Al-Kahfi hingga surat An-Naas, lalu surat Al-Fatihah hingga selesai. Tak lama menyelesaikan Tafsir surat Al-Fatihah, beliau kembali ke haribaan Tuhannya. Proyek mulia ini kemudian dilanjutkan oleh muridnya yang paling alim kala itu, yakni Imam Abdurrahman bin Abu Bakar As-Suyuthi atau yang lebih dikenal dengan nama Jalaluddin As-Suyuthi.

Imam Suyuthi lalu menyelesaikan Tafsir gurunya tersebut dengan menafsirkan surat Al-Baqarah hingga Al-Isra, maka sempurnalah Tafsir yang agung ini pada tahun 871 Hijriyah. Karena kedua Imam tersebut sama-sama digelari Jalaluddin (kemuliaan agama), maka Tafsir ini dikenal dengan nama Jalalain yang bermakna Tafsir Dua Jalal. Satu karamah dalam Tafsir ini meski ditulis oleh dua orang berbeda, namun gaya, metode dan bahasa keduanya sama persis, sehingga pembaca tak perlu menyesuaikan daya tangkap ketika berpindah pembahasan dari bab karya Imam Mahali ke bab karya Imam Suyuthi.

Buku ini adalah satu diantara sedikit versi terjemah Tafsir Jalalain yang menerjemahkan isinya dengan amanah. Dikatakan demikian karena ada beberapa penerbit Wahabi yang menerjemahkan kitab ini namun merubah beberapa riwayat yang dianggap tidak sesuai faham mereka. Diantara yang mereka rubah adalah Tafsir surat Al-Fathir ayat ke-7 tentang fitnah Khawarij. Kita takkan mendapati keterangan tersebut jika membaca terjemahan Tafsir Jalalain yang diterjemahkan orang Wahabi.


Judul Asli : Tafsir Al-Quran Al-Adzim / Tafsir Jalalain
Penulis : Imam Al-Mahali dan Imam As-Suyuthi
Dimensi : HC 16 x 24 cm (2 Buku)
Tebal : 1.400 halaman
Berat : 4.000 gram
Harga : Rp. 275.000,-
Diskon : 30%
Netto : Rp. 192.500,-