Terjemah Ihya Ulumuddin (Edisi Baru)

Kitab Ihya Ulumuddin buah karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali merupakan ayat-ayat (tanda kebesaran) Allah di dunia yang mampu merangkum semua ilmu, berbagai masalah dan rahasia-rahasia agama. Ajaibnya kitab ini, selalu ada ilmu, hikmah dan rahasia baru dalam setiap pembahasannya, sekalipun kitab tersebut telah dikhatamkan berkali-kali. Karena banyaknya umat Islam yang mengulang-ulang membaca dan mengkaji kitab Ihya, Imam Nawawi sampai berkomentar; Hampir saja posisi Ihya menandingi Al-Quran.

Pada masa hidup Al-Quthub Al-Imam Abdullah bin Abu Bakar Alaydrus Akbar, demi kelestarian kitab yang merupakan permata agama ini, beliau kemudian menyalin kitab Ihya dengan tulisan tangannya sendiri, dan membaginya menjadi 40 jilid, lalu menyebarkannya ke berbagai negeri sambil memerintahkan kepada ulama di masing-masing negeri agar kembali menyalin salinan kitab Ihya tersebut.

Seorang ulama besar di zaman ini, Al-Musnid Al-Habib Umar bin Hafidz telah mencukupkan kitab Ihya sebagai patokan untuk memudahkan umat zaman ini dalam membedakan mana ulama akhirat dan mana ulama shu' (ulama dunia). Beliau berkat bahwa tanda-tanda ulama akhirat adalah mencintai kitab Ihya. Begitu juga sebaliknya. Tanda-tanda ulama shu' adalah membenci kitab Ihya. Mengapa demikian? Karena dengan kitab Ihya, keburukan dan kemunafikan seorang ulama shu' akan terbuka dengan jelas, sehingga kitab ini merupakan kitab yang paling dibenci oleh golongan ulama shu'.


Judul Asli : Ihya Ulumuddin
Penulis : Imam Ghazali
Dimensi : SC 16 x 24 cm (4 Buku)
Tebal : 2.750 halaman
Berat : 4.500 gram
Harga : Rp. 945.000,-
Diskon : 50%
Netto : Rp. 567.000,-